Komisi D DPRD Surabaya: Perayaan Tahun Baru Lakukan Secara Empati Untuk Saudara Sumatera Dan Aceh

Reporter : Romi Sucipto
Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya, Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta masyarakat gelar perayaan tahun baru hormati saudara terkena musibah di Sumatera dan Aceh ( Foto : Istimewa )

JATIMKINI.COM , Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya, Arjuna Rizki Dwi Krisnayana menyatakan,  bahwa Surabaya telah siap menerima wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Disisi lain Arjuna, meminta pada masyarakat menghormati larangan berpesta pada malam tahun baru untuk menyemangati saudara di Sumatera dan Aceh yang terkena musibah.

Baca juga: Donasi Kemanusiaan Grup Merdeka untuk Korban Bencana Sumatra Capai Rp977 Juta

 Menurut Arjuna, upaya pemerintah melalui Surabaya Super Sale sudah efektif untuk menarik wisatawan, dan tempat wisata seperti Taman Hiburan Pasir Kenjeran juga telah siap menampung kunjungan. 

"Monggo dari yang keluar kota, wisatawan lokal maupun negara mana saja ke Surabaya biar menambah ekonominya yang berputar," kata Arjuna

 Mengenai larangan berpesta malam tahun baru yang diumumkan walikota, Arjuna menyatakan persetujuannya. 

"Kita perlu prihatin terhadap saudara yang terkena musibah. Kalau Surabaya tidakadakan acara, itu hal yang baik dan akan dipahami. Orang Surabaya yang punya uang lebih, bisa menyumbang kepada mereka yang terkena musibah," katanya, 

Baca juga: Raperda Kampung Cerdas di Bahas. DPRD Surabaya Pastikan Tak Ada Ketimpangan Antarwilayah

Ia menambahkan,  bahwa tidak boleh bersukaria di atas penderitaan saudara.

 Namun, Arjuna menegaskan,  bahwa larangan itu tidak menghambat kedatangan wisatawan ke Surabaya. Sebaliknya, masyarakat disarankan untuk meramaikan UMKM lokal, baik di pasar, tetangga, maupun tempat yang tidak terlalu mewah. 

"Kalau mau acara bakar-bakar atau beli bahan, beli ke UMKM kita agar ekonomi masyarakat bawah juga ikut berputar," jelasnya.

Baca juga: Polda Jatim Lakukan Asistensi Lokasi Wisata Jelang Libur Nataru

Untuk keamanan, Arjuna meminta masyarakat mengurangi konvoi dan berhati-hati dalam penggunaan mercon. 

"Mendingan kembang api yang kecil-kecil, jangan yang besar karena bahaya, dan ijinnya cuma untuk yang khusus saja," katanya. 

Arjuna juga menyarankan,  agar penggalangan dana diadakan pada malam tahun baru sebagai alternatif acara bersukaria.

Editor : Ali Topan

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru