Pasca Erupsi Genung Semeru, Dinas Pusda Jatim Pulihkan Akses Material Vulkanik

Reporter : Achmad Arif
Pusda Jatim sejak bulan November pihak terus menangani pasca erupsi Gunung Semeru terus dilakukan intensif di Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

JATMKINI.COM, Plt Kepala Dinas PU Sumber Daya Air ( Pusda ) Provinsi JawaTiur,  I Nyoman Gunadi, ST, MT mengungkapkan, sejak bulan November pihak terus menangani asca erupsi Gunung Semeru terus dilakukan intensif di Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Dinas PU SDA Jawa Timur bersama berbagai instansi bergerak cepat memulihkan akses penting dan mengamankan alur sungai yang tertimbun material vulkanik.


I Nyoman menjelaskan, pasca erupsi Gunung Semeru Dinas Pusda Jawa Timur pemulihannya awal difokuskan pada jalur evakuasi Dusun Sumbersari sepanjang 1,25 kilometer. 

Baca juga: Jatim Digoyang Gempa 16 Kali. Begini Kata BPBD Tuban


"Material vulkanik dibersihkan melalui kerja kolaboratif dengan mobilisasi 4 excavator dari penambang, 3 loader BBWS Brantas, 1 excavator dan 1 dozer Dinas PU SDA Jatim, serta 2 excavator BBPJN Jawa–Bali. Total 7 excavator, 3 loader, dan 1 dozer dikerahkan untuk memastikan jalur kembali aman dilalui," terang I Nyoman dalam laman resmi Dinas Pusda Jawa Timur beberapa hari lalu.


Ia juga menjelaskan pula, ketika berhasil ekses buka, timnya mengamankan alur sungai yang berpotensi membawa lahar hujan dengan membangun sudetan 500 meter berlebar sekitar 10 meter dan tanggul setinggi 4 meter. 


"Peninggian tangkis juga dilakukan di titik rawan sebagai mitigasi menghadapi musim penghujan," jelas I Nyoman

Baca juga: BPDB Surabaya Tambah 4 Pos Pantau Antisipasi Bencana Hidrometeorologi


I Nyoman mengakui, bahwa tantangan besar muncul dengan putusnya tanggul di Dusun Sumbersari sepanjang 300 meter dengan tinggi 6 meter. 


"Perbaikan dan penguatan segera dilakukan karena tanggul ini penting untuk menahan tekanan aliran sungai dan melindungi warga dari banjir lahar," beber I Nyoman

Baca juga: DK3P Dorong Pemprov Jatim Kantongi Peta Risiko Industri


Meski terkendala cuaca dan aktivitas Semeru yang fluktuatif kata I Nyoman,  sinergi antarinstansi tetap menjadi kunci untuk menjaga keselamatan warga, memulihkan fungsi sungai dan memastikan jalur evakuasi selalu siap digunakan.

 

Editor : Ali Topan

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru