Jatim Optimis Borong Medali Emas di Ajang Peparnas XVII

jatimkini.com
Kontingen Jatim optimis bisa borong emas di ajang Peparnas 2024 ( Foto : Humas Pemprov Jatim for Jatimkini.com)

JATIMKINI.COM, Pj. Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono optimistis kontingen asal Jawa Timur akan membawa banyak medali emas dalam ajang Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII/2024 yang digelar mulai tanggal 6-13 Oktober di Kota Surakarta.

Menurut Adhy, Perpanas tahun 2024, Provinsi Jatim mengirimkan 83 orang atlet yang bertanding dalam 12 cabang olahraga (cabor) dari total 20 cabor yang diselenggarakan.

Baca juga: Kota Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah di Ajang Porprov X Jawa Timur 2027

"Jatim mengikuti 12 cabor terdiri dari angkat besi, atletik, boccia, catur, bulutangkis, judo, menembak, panahan, taekwondo, renang, tenis meja dan voli duduk," kata Adhy


Dari 12 cabor yang diikuti para atlet Jatim, Adhy optimistis tiga cabor, yakni panahan, atletik dan judo mampu menyumbangkan medali emas.

“Untuk cabor judo, diperkuat oleh Tony Ricardo yang sebelumnya membela Indonesia saat Paralimpiade Paris 2024. Kita optimistis untuk cabor judo pasti medali emas," ujarnya.

Selain cabor judo, Adhy juga optimistis dengan cabor panahan serta atletik yang dinilai mampu menyumbangkan medali emas untuk Jawa Timur.

Baca juga: Porprov IX Jatim 2025 Resmi di Tutup. Sejuta Prestasi dan Rekor Mampu di Raih

"Saya rasa dengan kapasitas dan kemampuan atlet yang mumpuni, mampu menyumbangkan medali emas," imbuhnya.

Menurut Adhy, ajang Peparnas sangat penting untuk mengukur kemampuan para atlet. Sehingga mampu mencetak calon-calon atlet yang akan menjadi generasi penerus Indonesia.

"Tidak sekadar prestasi, melainkan mampu melahirkan atlet-atlet yang unggul di kancah nasional maupun internasional," ungkapnya.

Baca juga: Soal Pelaksanaan Cabor Muaythai Porprov IX Jatim Dapat Respon Dari Ketua MI Jatim. Ini Responnya

Lebih lanjut, kegiatan Peparnas tidak sekadar melahirkan atlet handal dan berprestasi. Melainkan juga mengedepankan kesetaraan olahraga disabilitas. Artinya, tidak membedakan kegiatan Peparnas dengan kegiatan olahraga lainnya.

“Justru ajang Peparnas ini menjadi ajang yang memenuhi hak berolahraga termasuk penyandang disabilitas," tegasnya.

 

Editor : Ali Topan

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru