JATIMKINI.COM, Pembukaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) ke XIV /2024 yang berlangsung di Stadion Paman Birin, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Kamis (22/8/24) berbeda dari tahun sebelumnya dimana Porwanas 2024 ini para peserta atau kontingan berbagai provinsi tidak hadir seperti, PWI Riau, PWI Sumatra Barat, PWI Banten, PWI DKI Jakarta, PWI Jateng, PWI Jatim, PWI Sulawesi Barat, PWI Maluku Utara, dan beberapa provinsi lainnya.
Sementara dalam pembukaan Porwanas XIV, Kalsel ini akan dihadiri langsung oleh Menpora Dito Ariotedjo dan Wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka namun tidak nampak saat pembukaan tersebut.
Baca juga: Kota Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah di Ajang Porprov X Jawa Timur 2027
Menanggapi hal itu, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim mengatakan, pihaknya mendukung penuh pelaksanaan Porwanas di Banjarmasin, karena event ini adalah ajang olahraga dan silaturahmi bagi seluruh warga PWI tanpa terkecuali.
Baca juga: Porprov IX Jatim 2025 Resmi di Tutup. Sejuta Prestasi dan Rekor Mampu di Raih
Bahkan kata pria asal Jember ini, PWI Jatim mengikuti hampir semua nomor cabor. Tapi khusus pembukaan, pihaknya sengaja boikot tidak mengirim satu pun atlet sebagai protes keras setelah tahu pada rundown acara ada nama mantan Ketum PWI Pusat Henry Ch Bangun yang sudah dipecat sebagai anggota PWI – memberikan sambutan mewakili PWI Pusat.
Menurut Lutfil Hakim, Porwanas XIV di Banjarmasin sangat jauh dari ideal, yang seharusnya menjadi ajang pemersatu seluruh anggota PWI, justru kental nuansa politisnya terkait dinamika yang sedang terjadi pada organisasi tertua para wartawan di Indonesia tersebut.
Baca juga: Soal Pelaksanaan Cabor Muaythai Porprov IX Jatim Dapat Respon Dari Ketua MI Jatim. Ini Responnya
“Ketua Umum PWI Pusat yang sah saat ini adalah bang Zulmansyah Sekedang. Tapi bang Zulmansyah tidak memaksakan diri untuk tampil di acara pembukaan, semata menyadari bahwa event ini harus sukses dan harus dipisahkan dari dinamika politik internal yang sedang terjadi. Tapi ada pihak lain, termasuk Henry Ch Bangun yang justru memanfaatkan Porwanas XIV hanya untuk kepentingan kelompoknya. Kasihan PWI Kalsel yang menjadi panitia,” kata Lutfil Hakim.
Editor : Ali Topan