Waspada, Penipuan Mencatut Nama Pj Walikota Malang

jatimkini.com
Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Ir. Wahyu Hidayat, MM saat apel perdana di Balai Kota Malang, Senin (25/9). Foto : Dok. Diskominfo Kota Malang

Baru beberapa hari usai dilantik menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Ir. Wahyu Hidayat, MM dicatut orang tidak bertanggung jawab dengan menghubungi kepala organisasi perangkat daerah Pemkot Malang.

Modusnya, pelaku mengenalkan dirinya Pj Wali Kota Malang melalui chat WhatsApp (WA) meminta asisten untuk telepon balik. Pelaku menggunakan foto profil Pj Wali Kota Malang saat memimpin apel perdana di Balai Kota Malang, Senin (25/9).

Baca juga: Kontingen Kota Malang di Cabor Cricket Berhasil Bawa Pulang 5 Medali Emas Porprov IX 2025

Memahami hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkot Malang M. Nur Widianto langsung bertindak cepat. Pasalnya, nomor yang digunakan pelaku itu bukan nomor telepon Wahyu Hidayat. Modus seperti ini, lanjutnya, kerap dilakukan orang tidak bertanggung jawab khususnya pada momen-momen seperti ini. Karena itu, Nur mengimbau agar waspada apalagi modus pelaku meminta dikirim nominal tertentu.

Baca juga: Hadirkan Konsep Baru, Bolu Malang Singosari Grand Opening Omah Singosari di Kayutangan

"Kami imbau kepada keluarga besar Pemkot Malang di mana pun bertugas dan menduduki jabatan apa pun, untuk senantiasa hati-hati terhadap telepon yang mengatasnamakan pimpinan. Terbaru ada kontak (nomor telepon) yang mengatasnamakan Pj Walikota Malang, Bapak Wahyu Hidayat," tegas Nur Widianto dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Nur menekankan siapa pun yang menerima pesan singkat mencurigakan agar mengonfirmasi lebih dulu karena beberapa pejabat struktural sudah ada yang dikontak oleh pelaku.

Baca juga: Bank Jatim Dukung Aksesibilitas Pelayanan Pajak Hingga Percantik Aloon-Aloon dan Taman

"Saya pastikan nomor tersebut bukan nomor beliau, meski menggunakan profil beliau. Sekali lagi untuk diwaspadai. Dari penelusuran, beberapa pejabat struktural di Pemkot sudah ada yang dikontak. Untuk langkah dini, pemberitahuan diinfo kepada masyarakat," pungkasnya.

Editor : Redaksi

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru