Unair Dirikan Instalasi Filter Air di Wilayah Terdampak Kab. Agam

Reporter : Hamida Soetadji
Caption : Dosen dan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST)UNAIR mendirika instalasi air bersih di wilayah terdampak Dusun Jorong Limo Badak, Malalak Kab. Agam. (Foto : Dok. Humas Unair )

JATIMKINI.COM,  Kebutuhan air bersih masih sulit didapatkan warga terdampak banjir Sumatra, terutama di daerah yang terisolasi seperti Dusun Jorong Limo Badak Malalak, Kab Agama. Di wilayah Dusun Jorongg  Air bersih masih terbatas. 
‎
‎Hal ini disebabkan sumber air yang biasa masyarakat gunakan untuk kebutuhan sehari-hari, turut terdampak banjir dan tanah longsor. Melihat kondisi tersebut, dosen dan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) yang juga tergabung dalam Tim Tanggap Darurat Bencana Universitas Airlangga (Unair) mendorong percepatan pemulihan lewat instalasi filter air. 
‎
‎Dosen FST yang juga terjun langsung ke lokasi bencana, Danar Arifka Rahman ST MT menerangkan bahwa pemasangan filter air di Limo Badak bertujuan untuk membantu mengembalikan akses air dan sanitasi bersih bagi masyarakat terdampak.
‎
‎Proses instalasi filter air, mulai dari penentuan titik lokasi hingga sumber air yang digunakan. Sebagai informasi, Limo Badak menjadi salah satu kawasan terdampak di Kecamatan Malalak. Di sana, masyarakat mendirikan dapur umum di dekat sebuah masjid yang juga menjadi tempat berkumpul dan evakuasi.
‎
‎“Untuk distribusi air bersihnya, kami mengambil dari tampungan masyarakat setempat, di mana air itu mengalir terus dari atas lalu kami ambil, kami tampung di suatu bak penampungan. Di penampungan tersebut kami pompa melalui kolong filtrasi. Hasil filtrasi tersebut bisa masyarakat manfaatkan untuk masak, minum, dan sebagainya,”ujar Danar dalam siaran pers yang disampaikan Humas Unair, Senin (22/12/2025). 
‎
‎Untuk mendapatkan performa instalasi yang optimal, tak lupa Danar dan tim juga memberikan sosialisasi tentang perawatan instalasi pada masyarakat.
‎
‎ “Kami juga sudah menyampaikan ke masyarakat setempat cara membersihkan filter sehingga bisa digunakan terus. Selama rutin dibersihkan, instalasi tersebut bisa awet sampai berbilang tahun,” jelasnya.
‎
‎Dosen Teknik Lingkungan itu berharap, instalasi filter air tersebut bisa membawa manfaat bagi masyarakat Limo Badak untuk menjalani hari-hari pascabencana. 
‎
‎“Harapan saya semoga hal kecil ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Limo Badak. Kemudian dengan adanya sosialisasi cara penggunaannya, kami harap filter air ini bisa awet dan bisa dimanfaatkan terus oleh mereka,”tuturnya. 

Baca juga: Kepedulian Sosial Dafam Pacific Caesar Surabaya Mengalir untuk Korban Bencana

Editor : Ali Topan

Ekonomi
Berita Populer
Berita Terbaru